Kamis, 16 April 2009

LETAK GEOGRAFIS


Kabupaten Maluku Barat Daya adalah bagian wilayah Provinsi Maluku dengan Ibukota Tiakur sendiri didukung oleh tujuh kecamatan antara lain, Kecamatan Moa Lakor; Kecamatan Damer; Kecamatan Mdona Hiera; Kecamatan Pulau-pulau Babar; Kecamatan Pulau-pulau Babar Timur; Kecamatan Wetar; Kecamatan Pulau-Pulau Terselatan; dan Kecamatan Leti (sesuai UU 31 TAHUN 2008).
Kabupaten Maluku Barat Daya mempunyai batas-batas wilayah:
a. sebelah utara berbatasan dengan Laut Banda;
b. sebelah timur berbatasan dengan Kepulauan Tanimbar;
c. sebelah selatan berbatasan dengan Laut Timor Leste dan Selat Wetar; dan
d. sebelah barat berbatasan dengan Kepulauan Alor.

Maluku Barat Daya atau lebih dikenal dengan nama Selatan Daya Disebutkan, sebelum tahun 1823 wilayah Kepulauan Selatan Daya, tepatnya pada masa Hindia Belanda dengan nama Onderafdeeling Zuit Wester Eilanden merupakan bagian dari Keresidenan Timor, berkedudukan di Ilwaki, Pulau Wetar. Wilayahnya meliputi Pulau Kisar, Wetar, Lirang, Romang, Damer, Leti, Moa, Lakor, Luang dan Pulau Sermatang.
Pada tahun 1896, kedudukan Onderafdeeling Zuid Wester Eilandon dipindahkan dari Ilwaki ke Serwaru, Pulau Leti. Kemudian tahun 1912, dipindahkan lagi ke Wonreli, Pulau Kisar, tepat pada masa kepemimpinan Luitnan Gesegheber B.H. Trestege.
Putusnya hubungan dengan Keresidenan Timor terjadi tahun 1925, ketika Onderafdeeling Zuid Wester Eilandon dialihkan ke Residen Maluku (Residentie Molukken). Pengalihan itu, diikuti perubahan Onderafdeeling Zuit Wester Eilanden menjadi Asisten Wedana, tahun 1928 yang diperintah seorang Bestuurs Assisten di bawah kekuasaan Hoof van Plaatselyke Bestuur (HPB) di Wonreli. Pada tahun 1947, barulah dijadikan Onderafdeeling sendiri.

1 komentar:

  1. tlg tunjukkan keadaan lingkungan di penambangan pt.batutua...
    apakah adanya pencemaran lingkungan???
    trma ksih.

    BalasHapus